Open Air Museum Pirogovo

Open Air Museum seluas 150 hektar di selatan Kyiv ibukota Ukraine, dibuat untuk mengumpulkan bangunan2 bersejarah dari abad 16-20, tepatnya di Pirogovo.  6 wilayah yang ada di Ukraine kuno, ditampilkan di Pirogovo mulai dari bangunan tua yang dipindahkan dari wilayah aslinya  beserta seluruh isinya. Bagaimana memindahkan bangunan tua yang mungkin  beratus ratus kilometer jaraknya dari […]

Read More Open Air Museum Pirogovo

Masuk freezer di Amsterdam

Masuk ke Icebar di Amsterdam ini ceritanya dalam rangka latihan uji tahan dingin sebelum ke Ice Hotel di Finland. Namanya XtraCold Icebar, di Amstel 194-196 , disebuah gedung ber façade bata merah dengan polar bear besar dan pinguin berdiri dipintu. Begitu masuk ya seperti bar biasa, kalau mau masuk ke XtraCold nya harus bayar EUR […]

Read More Masuk freezer di Amsterdam

Cacao dan Gerimis dimusim gugur

Gerimis sepanjang hari membuat saya lapar terus menerus, apalagi berjalan kaki menyusuri tepian sungai Ljubljanica yang penuh dengan café, restaurant dan stall ice cream menawarkan berbagai menu menggiurkan. Ditambah dengan angin yang bertiup kencang disore itu, dinginnya  ke tulang tulang. Payung besar coklat putih yang berjajar ditepi sungai segera menjadi pilihan saya untuk mengistirahatkan kaki, […]

Read More Cacao dan Gerimis dimusim gugur

Gembok Cinta

Gembok bergantungan di pagar jembatan sungai Ljubljanica yang melintasi jantung kota Ljubljana, membuat saya heran kenapa begini banyak gembok ditulisi nama nama orang.  Karena saya bebas lontang lantung kemana saja, selalu sempat komunikasi sama teman teman di tanah air entah lewat grup bb atau fb, lalu iseng saya pasang foto gembok gembok itu,  sambil bertanya […]

Read More Gembok Cinta

Pameran Kulkas Tua

Secara kebetulan ketika saya mengunjungi kota Sevilla, Spanyol , disuatu piazza ada atraksi yang menarik, yaitu pameran kulkas tua yang sudah dimodifikasi menjadi bentuk bentuk unik. Penggagasnya adalah seniman Cuba yang melukis di badan kulkas tua yang sudah tidak digunakan, sehingga terlihat sebagai karya seni yang artistik. Kemudian artis2 lainnya juga terinspirasi menggarap kulkas2 tua […]

Read More Pameran Kulkas Tua

Tidur di hotel bawah tanah?…. Coober Pedy ….

Di Coober Pedy saya menginap dihotel bawah tanah,  karena ingin merasakan kehidupan gaya ‘underground’ seasli aslinya. Web hotel menampilkan foto2 kamar dengan suasana seperti goa, tapi tidak terbayang bagaimana cara masuk dan ventilasinya seperti apa, karena tidak ada yang menawarkan kamar ber AC, padahal Coober Pedy ada ditengah tengah gurun tandus bagian dari outback Australia. […]

Read More Tidur di hotel bawah tanah?…. Coober Pedy ….

Coober Pedy- Underground City

Coober Pedy, dapat dicapai dengan pesawat SF34 turboprop kapasitas 34 penumpang dari Adelaide Australia Selatan. Route ini hanya dilayani oleh Regional Express Airlines, dengan jadwal terbang seminggu 2 kali tiap Selasa dan Jumat (th 2011). Kelihatannya sekarang ada penerbangan tiap hari. Mengapa saya memilih berkunjung ke Coober Pedy bukan karena disana terdapat banyak tambang batu […]

Read More Coober Pedy- Underground City