Coober Pedy- Underground City

P1100663Coober Pedy, dapat dicapai dengan pesawat SF34 turboprop kapasitas 34 penumpang dari Adelaide Australia Selatan.

Route ini hanya dilayani oleh Regional Express Airlines, dengan jadwal terbang seminggu 2 kali tiap Selasa dan Jumat (th 2011). Kelihatannya sekarang ada penerbangan tiap hari.

Mengapa saya memilih berkunjung ke Coober Pedy bukan karena disana terdapat banyak tambang batu Opal , tetapi julukan ‘Underground City’ yang membuat saya penasaran. Jarak 746 km dari Adelaide kearah Utara ini kalau ditempuh dengan bus umum 11 jam.

Di Airport Coober Pedy promosi tambang Opal ditampilkan melalui diorama di lantai menggambarkan pekerja sedang menggali terowongan bawah tanah.

Dari Airport ke kota saya menggunakan mobil 4WD jemputan hotel, melintasi jalan berdebu, gurun kosong dikanan kiri bermenit menit perjalanan. Tidak ada pohon dan rumah2, saya sempat takut juga karena tidak berpapasan dengan mobil lain. Hanya pasrah sama ‘supir yang tidak bisa berbahasa inggris’ ini..yakin dia bukan penculik, karena dibadan mobil tertulis nama hotelnya.

Tidak sampai satu jam berkendaraan, masuk dalam kota Coober Pedy. Jalan utamanya lebar, sepi dan tidak ada kendaraan lalu lalang .

Udara disana panas, 34ºC waktu itu tengah hari dibulan Maret, tapi menjelang sore suhu turun sampai 24ºC, dan malam hari angin bertiup dingin.

Di jalan utama terlihat bangunan dengan jarak yang berjauhan, semua merupakan entrance, sedangkan aktifitas sesungguhnya ada dibawah tanah Dipermukaan hanya terlihat cerobong cerobong udara.

Chapel, bar, restoran, hotel,rumah tinggal, museum, art gallery baik yang baru dibuat, atau ada sebagian yang memakai bekas tambang yang sudah tidak menghasilkan, semuanya ada dibawah tanah.

Ada juga tambang sungguhan yang bisa di kunjungi, tentunya sampai batas tertentu yang sudah dianggap aman, artinya sudah diramu menjadi obyek komersial, ditambah peragaan mesin manual yang dipakai jaman dulu untuk menggali dan mengangkut hasil opal dari bawah tanah.

Penduduk aslinya, Aborigin dari segi fisik, ekspresi dan pandangan matanya agak menakutkan buat saya, terutama karena petugas hotel mengingatkan untuk tidak berkeliaran dijalan setelah gelap. Cara mereka berbicara seperti berteriak melengking dengan nada yang aneh, sehingga bisa kedengaran dari jarak yang sangat jauh.

Empat malam di Coober Pedy sangat cukup untuk mengunjungi seluruh obyek yang ada di kota itu, hanya dengan jalan kaki, termasuk semua toko souvenir yang kebanyakan menjual Opal dalam berbagai bentuk dan warna, mulai dari perhiasan, gantungan kunci sampai patung patung. Saya tidak berminat pada Opal, hanya membeli tempelan magnet kulkas, bookmark ,emblem dan pin koleksi buat di pasang ditopi.

Sebetulnya ini termasuk perjalanan gagal, karena saya tidak berhasil mencapai Alice Spring , lake Eyre dan sekitarnya, berhubung saat itu akses kesana tertutup banjir sehingga tidak ada transportasi yang beroperasi. Lain waktu saya ingin overland dari Darwin-Alice Spring-Adelaide lewat Uluru.P1100647

Advertisements

3 thoughts on “Coober Pedy- Underground City

  1. Pingback: Tidur di hotel bawah tanah?…. Coober Pedy …. | fe's world

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s