Perayaan Jumat Agung di pelataran gereja

P1040146Ini salah satu pengalaman yang sedikit berbeda dari yang saya bayangkan. Good Friday atau Jumat Agung di Christchurch diawali dengan keliling main square sekitar Cathedral untuk mencari money changer, berhubung saya kehabisan uang lokal. Agaknya saya terlalu pagi sehingga kiosnya belum buka, sambil harap harap cemas semoga  mereka buka walaupun hari libur. Didepan Cathedral sudah tersusun kursi lipat menghadap mimbar kecil , panggung pemusik dan juga salib dibelit selendang. Latar belakangnya adalah tampak muka Cathedral yang berkali kali runtuh karena gempa. Misa digelar dilapangan luar sepanjang pagi sampai siang, dengan banyak pastor berkhotbah bergantian diselingi musik, choir dan penyanyi yang beda beda juga. Ada pastor dengan gaya berapi api, ada juga yang lemah lembut kata katanya seperti berpuisi. Semua memberitakan puncak penderitaan Tuhan Yesus diatas kayu salib sebelum akhirnya mati. Saya mengikuti satu khotbah, berdoa .. kemudian jalan jalan disekitar Cathedral , begitu pula dengan pengunjung yang lain. Selama acara berlangsung, yang sedang ibadah dapat melihat turis  keluar masuk Cathedral seperti hari hari biasa.

Jumat Agung tahun ini akan saya rayakan di Cyclades Yunani. Sebetulnya saya  ingin menjalani Minggu Palem (seminggu sebelum hari Paskah) disana, cuma agak sedikit meleset. Entah bentuk perayaannya nanti seperti apa, pasti nuansanya beda.

Advertisements

19 thoughts on “Perayaan Jumat Agung di pelataran gereja

  1. Mba Fe..apa kabar..😃 Semoga sehat selalu.. Mba, handukmu itu udah ada tapi aku belum sempet ke Jakarta.., yg jelas pasti aku kasih ke mba Fe.., kan udah janji..hehehe..
    Oh ya, ngomong-ngomong soal rumah ibadah dan turis, kadang aku suka ngerasa gak enak sendiri juga kalo masuk ke dalamnya (karena merupakan objek wisata), trus di dalam ada yg sedang beribadah beneran.. Yang terbaik dilakukan sbg turis tentunya berpakaian sopan dan tidak berisik..

    Like

    • Emmy, thanks God mba baik baik, mudah2an Emmy juga.Woow..thanks banget dear Emmy ..inget handuk mba. Mba lagi mau jalan ke Balkan, Emmy pengen dibeliin apa..supaya ada alasan buat ketemu kalau Emmy ke jakarta..tuker2an barang hahaa….
      Nah soal rumah ibadah memang agak kontradiksi ya kepentingannya..selama ini mereka selalu memulis larangan2 dipintu masuk, mis: tidak boleh berisik , harus copot sepatu, ga boleh motret, pakai kain, pakai baju tertutup…beda beda tapi intinya menghormati yang lagi ibadah beneran.

      Like

      • Wow udah mau jalan lagi aja mba Fe ini.., ke Balkan pula.. Semoga lancar semuanya.. Gak usah repot-repot mba soal oleh-oleh.., tapi berhubung sudah ditawari (ehemmm..dasar!😄), magnet tempelan kulkas sudah lebih dari cukup buat saya.. Tapi kalo misalnya sampe gak nemu pun, gak masalah mba.. Bisa baca tulisan perjalanannya aja udah senang banget koq..hehehe..😃
        Semoga perjalanannya menyenangkan ya mba, dan kembali dgn selamat ke tanah air. Amin..

        Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s