La Casa Azul

La Casa Azul atau Rumah Biru di Coyoacan Mexico, adalah rumah tempat Frida Kahlo dilahirkan, berkarya sampai meninggal. Frida Kahlo menjadi pelukis kebanggaan Mexico, karena dia masuk jajaran pelukis surrealis yang diakui dunia. Sebagian dari koleksinya masih tersimpan di gallery di La Casa Azul, selebihnya tersebar diseluruh dunia.  Salah satu lukisannya yang terkenal adalah The Frame, dibeli oleh museum Louvre Paris th 1939, pada waktu ia diundang untuk berpameran di Perancis, dan merupakan karya seniman Mexico abad ke 20 yang pertama dibeli museum kelas international .

Saya tidak ingin membahas lukisannya, tetapi justru tentang kehidupan Frida Kahlo yang begitu banyak mengalami kepahitan .

Frida dilahirkan dengan kelainan pada tulang panggul, dan yang menjadikannya lebih menderita ialah pada usia 6 thn  ia terserang polio. Kondisi tubuh yang tidak sempurna mengakibatkan ia dikucilkan teman temannya dalam pergaulan sehari hari  sehingga ia berkembang menjadi anak yang introvert,  dan lebih banyak menyendiri.

Kemudian diusia remaja ia mengalami kecelakaan pada saat bus yang ditumpanginya terlibat dalam tabrakan dijalan raya, dan ia harus menjalani 35 kali operasi untuk pemulihannya. Sejak saat itu hari harinya dilewati dengan merasakan kesakitan yang hebat akibat cedera yang dialami, bahkan dikemudian hari kakinya harus diamputasi sebatas lutut.

Pada suatu periode pemulihan dia harus terbaring ditempat tidur selama 3 bulan,  dimana untuk mengisi hari harinya, ayahnya meminjamkan peralatan melukis, dan ibunya membuatkan dia canvas dengan standard khusus yang memungkinkan Frida melukis dalam posisi berbaring.  Diatas tempat tidur ia melukis,  sampai pada suatu kesempatan Frida berhasil menunjukkan karyanya kepada Diego Rivera, muralist yang dikaguminya. Diego menemukan bakat luar biasa pada Frida, kemudian dia pula yang membimbing dan mengarahkan kemampuan Frida melukis, sampai karya karyanya diakui dunia International.

Pada kelanjutannya, Diego dan Frida menikah, walaupun awal kehidupan perkawinan mereka dijalani dengan manis, berangsur angsur diwarnai ketidak harmonisan, selingkuh dan berakhir dengan perceraian, tetapi kemudian mereka memutuskan untuk menikah kembali. Pernikahan kedua mereka tidak juga dijalani dengan lebih baik dari sebelumnya.

self-portrait-the-frame

The Frame – Karya Frida Kahlo koleksi Museum Louvre Paris

Frida meninggal pada usia 47 tahun, dikatakan penyebabnya adalah paru paru basah, namun banyak yang menduga kematiannya adalah overdosis obat obatan penghilang rasa sakit. Abu jenazahnya disimpan di La Casa Azul.

Maka tidak heran hampir seluruh karyanya menyiratkan ekspresi kepedihan, tragedi, kepahitan, kematian dan sejenisnya. Bahkan hampir sepertiga dari karyanya berupa lukisan potret diri, yang menggambarkan bahwa ia lebih banyak mengalami kesendirian,  dan obyek yang dikenal dengan sangat baik hanyalah dirinya sendiri.

Diego Rivera meninggal 3 tahun berikutnya, dengan penyesalan yang mendalam untuk kehidupan bersama Frida  yang dilaluinya dengan penuh  prahara. Pada akhir hayatnya dia menyatakan bahwa saat saat paling membahagiakan adalah ketika Frida berada disisinya. Kutipan buku harian Frida dan Diego, tersebar diantara kerimbunan pohon pohon dihalaman La Casa Azul, berpadu dengan ornament tradisional Mexico lainnya. La Casa Azul kemudian dihibahkan kepada pemerintah Mexico untuk dijadikan museum, dana yang dihasilkan dari penjualan repro lukisan, buku dan memorable Frida Kahlo, dihimpun dalam Frida Kahlo Foundation, di dedikasikan bagi pendidikan wanita dan anak anak.

Film tentang kisah hidup Frida Kahlo dirilis th 2002 diperankan oleh Salma Hayek artis telenovela kelahiran Mexico. Setelah peran itu nama Salma Hayek melambung didunia layar perak. Thanks Nin untuk info tambahannya.
Advertisements

19 thoughts on “La Casa Azul

  1. Holywood kan bikin filmnya tentang Frida ini dengan judul yang sama; yang main Salma Hayek…. dan di film ini juga Salma Hayek, artis Brazil ini jadi terkenal dunia….

    Like

    • Chris, memang diniatin perginya yang jauh2 dan susah2 dicapai dulu, selagi masih kuat . Thanks God selalu diberi berkat dan dilindungi walaupun banyak juga perjalanan2 gagal dan sulit banget . Semoga Chris juga bisa punya kesempatan melihat sendiri kesana.

      Like

  2. cerita kakak selalu menarik buat disimak… kali ini cerita nya dramatis sekali… kalau saja pernikahan nya frida bahagia bisa jadi karya lukis nya akan menghadirkan sapuan kuas dgn ekspresi kebahagiaan pula

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s