Nonton Troubadour di Ukraine

Opera Theater Sephia

Saya begitu menikmati liburan di Odesa , mungkin mood suasana dan udaranya cocok untuk dinikmati ala turis  bermantel bulu. Kota yang tidak terlalu ramai,  lingkungan yang bersih,  nuansa kota dengan bangunan2 gaya baroque yang kental menghantar impian jadi bangsawan yang hidup era tahun dua puluhan.

Cuaca waktu itu awal musim gugur, udara dingin dan banyak turun hujan gerimis, tapi melihat aktifitas penduduk lokal yang seolah tetap bersemangat tanpa terganggu hujan, sayapun jadi terbawa irama tersebut.

Bayangkan, melancong gaya backpacking, tapi menginap di apartemen keren karena memang di Ukraine umum seperti itu. Murah dan asik … ada pantry berperabotan lengkap, tapi berhubung saya tidak senang masak, pantry cuma dipakai buat bikin sarapan dan kopi…bisa mandi berendam berjam jam ( biasanya saya pelanggan hostel , jangankan bathtub..kadang kadang malah kamar mandinya sharing sama penghuni lain).

Kali ini saya entah bagaimana bisa terdorong ingin nonton Opera di Odesa. Ingin tahu bagaimana pengalaman nonton opera yang sebenarnya, yang selama ini hanya melihatnya di film film. Dalam bayangan saya nonton Opera itu barang mahal. Kemarin ini harga  tiket balkon USD 30,  terjangkaulah untuk tambah pengetahuan dan pengalaman nonton Opera. Tiket saya beli siangnya untuk pertunjukan malam, dan waktu itu saya ikut ikutan karena banyak orang yang antri di loket penjualannya.  Saya sempat bertanya, apakah harus pakai pakaian formal karena saya tidak bawa dress, celana panjang semuanya jeans hanya beda beda warna. Kemudian madam penjual tiket bilang boleh, asal tidak pakai celana pendek. Ga mungkin juga sih malam malam keliaran pakai celana pendek, siang saja saya kedinginan.  Jadi sore sore saya balik ke apartemen, mandi dandan sepantasnya, jangan sampai nonton opera saltum malah nanti jadi tontonan. Begitulah saya berangkat ke gedung opera theatre lebih awal, jalan kaki santai santai saja karena jaraknya dekat dari apartemen. Benar saja, didepan pintu masuk  theater mobil mobil bagus bergantian menurunkan penumpangnya dengan coat keren keren.  Lalu saya ikut saja masuk kedalam lobby. Bentuk lobbynya seperti lorong lebar melengkung ada jurusan kanan dan kiri sama persis.  Saya lihat  orang orang menuju counter dan antri dengan rapih mungkin menukarkan tiket atau beli apa, ternyata madam madam antri titip coat… saya sendiri yang berjaket, mau nitip rasanya saya masih perlu kehangatan jaket, lorong itu hampir sama dinginnya dengan diluar. Saya pergunakan waktu untuk memotret motret dan menikmati penonton yang modis dan wangi, sementara saya jaketan dan manggul backpack, walaupun isinya sudah saya kosongkan sekempes mungkin. Lorong yang sangat mewah dan megah, lantainya marmer mengilap, berborder inlay motif motif classic, langit2 serba putih dengan hiasan lis warna emas, berpanel dengan cornice bersusun susun, dinding sepanjang lorong full panel berhias lengkung baroque,  dengan wall scone yang berukir cantik di tiap modul panelnya. Setelah puas mengitari lorong kanan kiri, baru saya cari informasi bagaimana menuju tempat duduk  yang tertera di tiket. Diarahkan kelantai 3, lalu kekanan cari pintu nomer 14.

Tangga naik keatas lebih heboh lagi ornament nya. Railingnya dari marmer tebal diukir tembus berdetail halus, post nya juga marmer dengan warna kontras coklat bata, beberapa titik dipercantik dengan tiang keemasan berukir dengan lampu berbentuk kuntum bunga bercabang cabang dipuncaknya. Atrium tangga ini penuh dengan figure cherubim, diatas pintu, di tiang, bahkan diatas railing bertengger cherubim marmer putih , sepertinya puluhan malaikat sedang menyambut pengunjung.

Singkat cerita saya tiba dipintu no 14, dibukakan petugasnya, kemudian saya dipersilakan masuk.  Ya..inilah  balkon tempat duduk saya, ruang kecil bertempat duduk hanya 3, didalamnya sudah ada pasangan yang tiba lebih dahulu dari saya, kelihatannya turis juga, kami cuma bertukar senyum dan sedikit percakapan basa basi, tidak bisa ngobrol bebas karena suasananya hening, semua penonton yang sudah duduk dibalkon masing masing juga diam anggun. Berbisik sedikit rasanya sudah menggema. Disini baru saya mulai menikmati pemandangan yang asli, bukan di film. Curtain beludru  tebal merah maroon tergantung dimana mana, berkerut, drapery, kain bangkunya juga beludru merah. Deretan balkon yang berjajar melingkar berbentuk tapal kuda berpusat di panggung, railingnya berhias ukiran ukiran cantik seperti renda emas. Ada 4 tingkat balkon semuanya. Dilantai paling bawah deretan kursi kursi biasa, itu yang taripnya lebih murah. Panggung didominasi warna merah dengan layar yang masih tertutup, beludru merah dengan sulaman warna emas. Dibawah panggung  terlihat deretan pemain musik yang sedang bersiap siap dengan segala peralatannya. Bebas memotret sebelum acara dimulai, tapi selama pertunjukan dilarang sama sekali. Pertunjukan hari ini adalah penampilan  Odesa State Academical, yang memainkan Opera 4 babak karya G Verdi berjudul Troubadour. Jujur saja saya kurang begitu bisa menikmati Opera model klasik seperti ini, selain secara visual saja. Konon gedung Opera disini adalah yang terbaik di Eropa Timur. Dulu hanya disini yang punya system pendingin udara untuk pertunjukan dimusim panas, caranya memakai ratusan balok es yang ditaruh di basemen gedung, lalu uap es disalurkan dengan pipa pipa besi ke kisi kisi dibawah tempat duduk penonton.

Advertisements

8 thoughts on “Nonton Troubadour di Ukraine

    • asiiiik….tp nonton opera ga boleh joget2an loh..iyalah mba juga sekali itu aja nonton opera ,rada2 boring sih klasik gitu kelamaan. ih, foto pertama tu ngambilnya pagi2 sekali, pake jongkok2 diprapatan,untung sepi hahaaa…thanks sweetie..

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s