River Walk….

Saat saya ke Texas di Selatan Amerika , ada 2 hari senggang yang saya bisa manfaatkan mengunjungi San Antonio.
Terbang dari Dallas Forthword hanya 30 menit, sedangkan dengan mobil kira kira 5 jam. Jelas saya naik pesawat kesana.
San Antonio sebetulnya terkenal dengan The Alamo, benteng yang dijatuhkan Mexico – terkenal dengan pertempuran 13 hari Alamo pada waktu Revolusi Texas di tahun 1836.
Begitu indahnya kota ini ditata sehingga akhirnya menjadi atraksi yang paling menonjol di Texas.
Kota ini dirancang pada akhir 1920, dengan konsep memanfaatkan sungai rendah untuk menanggulangi luapan sungai San Antonio dengan jaringan kanal ditengah kota, digabung dengan pembangunan sarana komersial untuk mendanainya.
Kemudian rancangan ini berkembang menjadi makin luas dan akhirnya merangkaikan semua tempat2 bersejarah yang berada di pusat kota San Antonio. Paseo del Rio atau River Walk akhirnya demikian sebutan bagi jaringan kanal ini, dikedua sisinya dibuat pedestrian walk serta ditanami pohon2 bald cypress (beberapa bahkan sudah berusia ratusan tahun) yang tingginya lebih tinggi dari jalan raya yang berada satu level diatas sungai.
Bisa dibayangkan bahwa kedua tepian sungai itu sangat rimbun, hijau, teduh dan selalu sejuk karena aliran angin yang berhembus disepanjang lorong lorong sungai, sesekali perahu turis melintas. Jalur yang paling ramai dilewati turis adalah antara The Alamo sampai Center Mall, dimana disepanjang pedestrian street itu tersebar restoran, cafe dan souvenir shops. Beberapa hotel ternama juga mempunyai akses belakang yang menghadap River Walk, sementara akses utamanya menghadap ke jalan raya disatu lantai diatasnya. Untuk menyeberang dari satu sisi kesisi yang lainnya disediakan jembatan2 khusus untuk pejalan kaki, terpisah dari jembatan untuk dilintasi mobil . Jembatan2 itu posisinya tinggi, hampir sejajar dengan jalan raya, sehingga perahu dapat melintasi sungai dibawahnya. Lebih indah dari Venesia.
Bagian ujung kanal yang berada ditengah2 bangunan komersial Center Mall ditata menyatu dengan plasa terbuka , yang tiap sore dipakai untuk pertunjukan pemusik2 lokal kebanyakan membawakan lagu2 irama Latin . Disekelilingnya banyak resto2 dengan kursi2 outdoor yang berwarna warni. Waktu saya berkunjung kesana, plasa ini sudah mulai berhias diri menyambut Natal.

Saking asiknya sore2 menikmati irama Latin diplasa, sampai saya lupa bahwa Mall itu tutup jam 5, sedangkan saya belum makan siang , saya baru sadar setelah lihat resto2 mulai tutup dan satu2nya yang masih buka adalah Hoots…. ….dimana seragam waitressnya hotpants dan tanktop!!!!. Jualnya menu junkfood yang hamburgernya sebesar piring makan, masih ditambah jagung rebus dan french fries setumpuk, separuhnya bisa saya bawa ke hotel untuk makan malam. Tepat kiranya motto ‘Everything is big in Texas’ .
Ada satu toko didalam Center Mall yang menjual memorable ‘Elvis Presley’ . Tokonya penuh dengan pernak pernik yang semuanya khusus untuk pecinta Elvis , mulai dari yang paling murah sampai yang asli ada disana.
Mall ini juga letaknya dekat dengan The Alamo, tinggal menyeberang jalan, atau keliling2 dulu naik kereta kuda disekitar kompleks.

Disini juga ada IMAX theater, yang memutar film diantaranya pertempuran di Alamo, tiketnya sambungan dari tiket masuk ke kompleks The Alamo.
Begitu cantiknya River Walk ini, sampai saya perlu2nya datang kesini 2x hanya untuk berjalan jalan disepanjang sungai.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s